"14 Mei 2022 di Pantai Jungwok" (UTS Bahasa Jurnalistik)

 

14 Mei 2022 di Pantai Jungwok



Pada hari Sabtu 14 Meei 2022, hari dimana saya dengan teman-teman memutuskan untuk rehat sejenak dari kesibukan perkuliahan. Pada hari itu kami memutuskan untuk berwisata ke Pantai, sebelumnya memang tidak ada persiapan yang matang. Kami memang sudah punya wacana untuk berwisata, namun belum tahu tentang arah tujuannya.

Hari Sabtu itu setelah selesai dengan kesibukan perkuliahan, kami melanjutkan diskusi yang sempat terputus. Diskusi tentang tujuan mana yang akan didatangi, dan hari itu kami bersepakat untuk pergi ke Pantai. Saya memang belum mempersiapkan, tidak seperti kawan-kawan saya yang sudah matang persiapannya. Setelah selesai berdiskusi, kami bersepakat untuk kumpul lagi pada sore hari. Saya pulang ke rumah untuk menyiapkan barang-barang yang akan dibawa, kawan saya mempersiapkan kendaraan dan perlengkapan camping.

Sesampainya di rumah, saya langsung bergegas menyiapkan kaos, tikar, dan tentu saja uang jajan. Saya menyuruh kawan-kawan untuk menjemput saya, karena memang dari rumah saya sama arahnya dengan pantai tujuan kami.

Sore itu setelah semua berkumpul di rumah saya, kami memutuskan untuk berangkat ke pantai, yakni salah satu pantai yang ada di Gunung Kidul. Ditengah perjalanan di dalam mobil yang dikemudikan oleh salah satu kawan, kami berdiskusi lagi tentang pantai mana yang akan dijelajahi. Pada saat itu kami mempunyai dua pilihan pantai, dan setelah pertimbangan yang kuat, kami memutuskan untuk meluncur ke pantai Jungwok. Karena alasan pantai itu yang apik sepertinya dan kondisi pantai yang mendukung untuk mendirikan tenda perkemahan.

Perjalanan itu memakan waktu kurang lebih 3 jam dari rumah saya. Ditengah perjalanan, kami masih sempat mengikuti seminar yang diadakan oleh prodi. Perjalanan itu memang menyenangkan karena candaan-candaan dalam mobil yang ada. Terdapat 9 orang didalam mobil itu, ditengah perjalanan, kami memutuskan untuk beristirahat sejenak karena sudah waktunya mengisi bensin dan juga sudah memasuki waktu sholat ashar.

Setelah semua dirasa siap, kami melanjutkan perjalanan. Sesampainya ditujuan kami melihat-lihat sejenak pemandangan alam yang disuguhkan didepan mata. Indah rasanya sore itu, melihat matahari yang mulai tenggelam ditemani deburan ombak bersama pasir pantai yang berkilauan, putih gemerlapan.

Kami lalu mendirikan dua tenda, karena hari yang mulai gelap. Sore mulai beranjak malam, kami memutuskan untuk mengisi energi kami di toko sekitar pantai. Setelah selesai, kami kembali kedalam tenda. Suasana yang mendukung untuk bernyanyi, ditemani malam yang mulai menyelimuti. Indah sekali suasan pantai di malam hari, langit yang bertaburkan bintang, ombak yang perlahan datang dan pergi, seakan mengajak bercengkrama bersama.

Pada malam hari itu kami bercengkrama bersama, dengan iringan nada, dan juga ada beberapa kawan yang mulai memasak mie instan. Semuanya terasa tenang, pada saat kami memasak makanan dan menyantapnya kemudian. Setelah larut malam ada beberapa kawan yang sudah mulai kelelahan, dan mulai tertidur.

Saya dengan beberapa kawan masih bercengkrama diluar tenda, menikmati ombak dengan suaranya. Malam itu cerah sekali dengan bintang yang bercahaya ditemani oleh bulan. Waktu terasa berjalan lambat, karena memang di pantai itu tidak ada sinyal di handpone masing-masing. Tak lama saya juga ikut tidur di tenda, dan kemudian terbangun pada saat pagi tiba. Indah rasanya bangun pagi di pantai. Pada pagi itu kami bermain-main dan berfoto ria disekitaran pantai. Dan setelah semua itu, kami memutuskan untuk meninggalkan pantai dengan memori yang sudah ada.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

SEJARAH CANDI PRAMBANAN DENGAN BANDUNG BONDOWOSO